Rabu, 06 Januari 2016


BOOK REPORT STUDI ISLAM
Pandangan Islam Terhadap Pengembangan dan
 kelestarian Lingkungan Hidup


diajukan sebagai syarat mengikuti
Ujian Akhir Semester

Mata Kuliah Studi Islam
Prof. Dr. HM. Yunan Yusuf, MA / Ass. Yudi Ali Akbar, S.Ag

Disusun Oleh :
Dani (11150510000037)
Komunikasi Penyiaran Islam/1A
Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2015 M / 1437 H
BAB1
PENDAHULUAN
Sebagi seorang muslim yang taat, warga negara yang baik, serta sebabai civitas akademika yang setia, maka pnulis dalam hidupnya berusaha keras untuk mencapi kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, baik untuk kepentingan dirinya, keluarganya, maupun masyarakat,bangsa,negara,dan agamanya, bersumber pada ajaran-ajarana islam,Pancasila, UUD 1945,GBHN, serta Tri Dharma perguruan tinggi.
            Tidak ada maksud lain dari penulis buku ini sealin daripada mengharpkan ridha Allah SWT, sehingga penulis dapat hidup selamat dan sejahtra.
Berdasarkan pada:
1.            Al-Qur’an Surat Al Qashas (28), ayat 77.

وَابْتَغِ فِيْمَا آ تَكَ اللَّهُ الْدَّارَالآ خِرَةَ وَلأَتَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدَّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ الَّلهُ اِلَيْكَ وَلاَ تَبْغْ الْفَسَادِ فِي الْأَرْضِ   اِنَّ اللَهَ لاَ يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ ( القصص  ) 
Artinya :
 Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepada mu
( kebahagiaan) kampung akhirat, dan janganlah kamu melupakan kebahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah  kamu kepada orang lain sebagaimana Allah berbuat baik padamu. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di ( muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.1)
2.      Al Qura’an Surat Al- Baqarah (2), ayat 201.

...رَبَّنَا آ تِنَا فِيْ الدُّ نْيَا حَسَنَلةً وَّ فِيْ الآ خِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَابَ النَّارِ(البقرة   )
Artinya :
Ya tuhan kami, berilah kami kebaikan ( kebahagiaan) dalam ke  hidupannya di dunia ini dan berilah kami kebaikan ( kebahagiaan) hidup di akhirat dan jauhkanlah kami dari api siksa nerka.2)
3.      Pembukaan UUD 1945, alinea keempat
4.      Pasal-pasal pada UUD 1945
5.      Pola umum pelita ketiga ( 1 April 1979 -31 Maret 1984), yang tertera dalam GBHN
6.      Tri Dharma Perguruan Tinggi

1.      IDENTITAS BUKU:
·         Judul buku      :           Pandangan Islam terhadap Pengembangan & kelestarian
Lingkungan Hidup
·         Penulis             :           Mansur.BA
·         Penerbit           :           PT Intermasa, Jakarta
·         Cetakan           :           Cetakan Pertama, 15 maret 1986
·         Tebal buku      :           86 hal.
2.      JUDUL RESENSI      :           Pandangan Islam terhadap Pengembangan & kelestarian
                                                Lingkungan  Hidup.

3.      IKHTISAR ISI BUKU :
Allah, manusia, alam semesta dan lingkungan hidup
a.       Allah kholiqul alam.
Dalam Kitab Suci Al-Qur’an. Allah adalah zat yang menciptakan seluruh alam. Dia-lah yang mengatur dan memeliharanya, sehingga segala sesuatunya dapat berjalan dengan tertib dan teratur sesuai dengan jalan yang telah ditentukannya.dialah yang memberi hidup dan mati,payah dan nikmat,sedih dan bahagia,lemah dan kuat,binasa dan jaya kepada setiap makluknya.dialah yang maha mengetahui, segala yang Nampak dan yang gaib.hanya Allah lah yang Maha Esa,Maha kuasa,Maha bijaksana dan segala sifat yang sempurna adalah milik-nya.maka jelaslah bahwa Allah itu disebut Al-khaliq dan semua ciptaanya disebut makhluk.sebagimana tersebut dalam firman-nya, dalam Ar Ra’d (13),ayat 16 :
Artinya :
Katakanlah (Muhammad), “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” jawabnya, “Allah’’ Katakanlah, “Pantaskah kamu mengambil pelindung-pelindung selain Allah, padahal mereka tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudharat bagi dirinya sendiri? Katakanlah, “Samakah orang yang buta dengan yang dapat melihat? Atau samakah yang gelap dengan yang terang? Apakah mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah, “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Tuhan Yang Mahaesa lagi Mahaperkasa (Ar Ra’d (13),ayat 16)

b.      Manusia sebagi khalifah di bumi.
Manusia adalah makhluk Allah yang paling baik bentuknya,dan paling mulia derajatnya, bila ia beriman,bertakwa, dan beramal saleh.namun sebaliknya manusia dapat menjadi makhluk yang hina dan rendah martabatnya bila ia tidak beriman dan tidak bertakwa.
Firman Allah,Surat At Tiin (95),ayat 4-6.

Artinya :
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.( At Tiin (95),ayat 4-6.)
            Sebagi khalifah di bumi, manusia dilengkapi dengan akal yang sempurna untuk membudayakan Alam semesta bagi kepentingan umat manusia, sehingga alam semesta yang seolah-olah keras menjadi lunak,yang buas menjadi jinak,yang mengerikan menjadi mengasikan,dan yang kuarang berguna menjadi berdaya guna. misalnya air sungai yang berlimapah ruah dapat menimbulkan banjir,merusak sawah, ladang,rumah,ternak,jalan lalulintas dan sebaginya,dan kesemuanya itu dapat menggangu dan merusak lingkungan hidup,bahkan tidak sedikit yang dapat menimbulkan malapetaka,maka dengan ilmu dan teknologi yang tinggi,manusia dapat merubah air sungai yang membanjir itu menjadi bermanfaat bagi kehidupan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan, yaitu dengan cara membuat waduk besar,dam,saluran irigasi, pembangkit tenaga listrik, perusahaan air minum,industri-industri,tempat rekreasi,semua ini dapat menyebabkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi umat manusia.
            Disamping diperintahkan untuk mempelajari apa yang ada di bumi,manusia diperintahkan juga untuk menjelajahi ruang angkasa,yang membutukan ilmu dan teknologi yang tinggi,dan hal itu harus dikembangkan dan digunakan dengan moral yang tinggi pula.

Firman Allah,Surat Arhmaan (55),ayat 33.

Artinya :
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
c.       Alam semesta dan lingkungan hidup
1.      Alam Semesta
Ialah bumi,langit beserta isinya yang diberikan Allah kepada manusia untuk menyempurnakan nikmatnya baik lahir maupun batin. Manusia di perintahkan untuk mengelolah alam semesta ini untuk kesejahtraan dan kebahagiaan hidupnya.segala sesuatu yang di bumi,lautan,dan angkasa,diolah untuk keperluan hidup manusia,sebagai pengabdiaanya kepada Allah dalam menuju kehidupan akhirat yang di ridoi-Nya.
2.      Lingkungan Hidup
Ialah semua makhluk hidup,benda-benda mati bserta keadaan,dan tingkah lakunya yang berada di sekitar kita, juga mempunyai hubungan timbal-balik serta saling mempengaruhi dalam hidup dan kehidupanya.
Makhluk hidup di dunia ini saling membutuhkan satu sama lain untuk kelangsungan hidupnya. Semua itu dapat berjalan dengan baik, jika terdapat keseimbangan dengan Alam sekitarnya/lingkungan hidupnya.
Oleh karna itu manusia sebagi satu-satunya makhluk yang berakal, wajib berusaha untuk mengembangkan,memelihara dan menjaga keseimbangan alam, dan mencegah sesuatu yang merusak dan membahayakan lingkungan hidup,demi kesejahtraan hidupnya.
a.        Pengembangan lingkungan hidup
pengertian dasar Pengertian lingkungn hidup adalah pertumbuhan dan peningkatan daya guna dan manfaatnya bagi makhluk hidup maupun benda-benda mati,serta situasi,kondisi, dan kelakuannya, termasuk hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan benda-benda mati secara seimbang.hubungan timbal balik itu membentuk satu system yang disebut Ekosistem.
Ada 3 kelompok dasar lingkungan hidup yang menonjol,yaitu :
1.      Lingkungan biotis.
Adalah semua makhluk hidup yaitu : manusia,hewan,dan tumbuh-tumbuhan.
2.      Lingkungan abiotis/lingkungan fisik.
Yaitu benda-benda mati/zat seperti tanah,air,benda-benda tambang,udara,sinar matahari,dan semua benda buatan manusia seperti rumah,jalan,pabrik dan sebaginya.
3.      Lingkungan social
Lingkungan yang menyangkut kehidupan ideology,politik,ekonomi,social budaya,pertahanan dan keamanan dan lain sebaginya. Menurut hubungan dan tanggung jawabnya,lingkungn social dapat dikelompokan menjadi 2.
a.        Lingkungan keluarga
Merupakan kelompok terkecil dalam kehidupan kemasyarakatan,dimana pengaruh ayah dan ibu sangat besar bagi anggota keluarganya,dalam mengenal dan mengabdikan dirinya kepada Tuhan,berbakti pada kedua orang tua,saudra-saudra,masyarakat,bangsa dan Negara,serta hidupnya.
b.      Lingkungan profesi/pekerjaan/mata pencaharian
Jadi tingkah laku seseorang juga dipengaruhi oleh profesinya,jabatan dan pangkatnya.
b.      Permasalahan lingkungan hidup
Masalah lingkungan hidup terjadi,bila timbul ketidak seimbangan,dan ketidak serasian antara hubungan manusia dengan lingkungn hidupnya.
Dalam hidupnya,mansia selalu menghadapi bermacam-macam maslah lingkungan.ada masalah lingkungan yang dapat diatasi manusia misalnya : pembuatan rumah untuk menghidarkan manusia dari panasnya matahari dan hujan,pembuatan baju, sepatu, jembatan,dan sebaginya.tetapi ada juga masalah yang tidak dapat di atasi manusia yaitu: topan,banjir,tanah longsor,gempa, gunung meletus,kemarau yang panjang dan sebaginya.hal itu dapat menimbulkan kerusakan keseimbangan lingkungan secara drastic.
Kegunaan mempelajari lingkungn hidup :
Adalah untuk dapat mengerti akan pentingnya pelaksanaan pembinaan lingkungan hidup dalam rangka meningkatkan pengembangn dan kelestarianya,oleh karna itu perlu adanya kerja sama yang lebih erat antara Umaro,( pemerintah) dengan para ulama untuk memberikan penerangan kepada masyarakat :
1.      Pengertianya tentang pentingnya hubungan antara manusia dengan Tuhan-Nya (takwa)
2.      Pentingnya kerja sama yang erat anata Umaro,ulama, dan semua lapisan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan.
3.      Pengertian tentang air seabagi kebutuhan hidup yang vital yang harus memenuhi persyaratan kebersihan dan kesehatan,untuk air minum,mandi,dan sebaginya.
Pandangan islam terhadap pengembangan dan kelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan indonesia
Pandangan hidup terhadap pengembangan dan kelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan indonesia.

4.      Kelebihan dan kekurangan buku
a.       Kelebihan
-          Buku ini sudah cukup Baik dengan kata-katanya mudah di mengerti,
-          Buku ini dilengkapi dengan penjelasa-penjelasan ayat-ayat Al-Quran
-          Buku ini dilengakapi dengan contoh-contoh
b.      Kekurangan
-          Buku ini Kurang menarik karna kurangnya Gamabar atau ilustrasi untuk tidak membosankan pembaca .
-          Kurangnya Contoh-contoh dalam kehidupan jaman sekarang ini.

5.      Manfaat
Setelah membaca buku ini Lebih mendalami apa itu padangan islam terhadap pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan Indonesia, bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. lebih mencintai lingkungan hidup , juga berguna dalam mengarahkan dan mewarnai berbagai aktivitas kehidupan manusia disegala bidang. Seseorang yang memilikin kecintaan terhadap lingkungan disertai akhlak yang mulia, niscaya ilmu pengetahuaan yang Ia miliki itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebaikan hidup manusia.


6.      kesimpulan
Dari buku Pandangan Islam terhadap Pengembangan & kelestarian Lingkungan Hidup, dapat di simpulkan bawha penulis perpendapat bahwasannya Allah kholiqul alam,dan manusia sebagai khalifah di muka bumi yang perintahkan untuk mengelolah alam semesta ini untuk kesejahtraan dan kebahagiaan hidupnya.segala sesuatu yang di bumi,lautan,dan angkasa,diolah untuk keperluan hidup manusia,sebagai pengabdiaanya kepada Allah dalam menuju kehidupan akhirat yang di ridoi-Nya .yang diberikan Allah kepada manusia untuk menyempurnakan nikmatnya baik lahir maupun batin.


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Cari Blog Ini